Fakta Kucing
1

Tips Mengurangi Hairball Kucing

Tips Mengurangi Hairball Kucing

Tahukah Anda, kucing adalah makhluk yang paling suka berdandan? Sejak kecil mereka sudah diajari untuk membersihkan bulunya sendiri dan itu akan terus berlanjut sepanjang usianya. Mereka mandiri dan sadar kebersihan. Pendapat yang menyatakan bahwa kucing kotor dan membawa penyakit itu karena mereka tidak mengetahui kebiasaan dan pola hidup kucing. Justru manusia yang harus belajar pada kucing bagaimana menjaga kebersihan.

Foto : Pixabay

Foto : Pixabay

Lidah kucing didesain sangat unik. Berbentuk seperti gerigi atau kait, maka ketika dia menjilat-jilat bulu yang rontok akan terkumpul dan otomatis tertelan. Kucing menghabiskan lebih banyak waktu untuk membersihkan bulu-bulunya. Hampir sepertiga dari waktu bangunnya digunakan untuk ‘mandi’.

Pada dasarnya bulu-bulu rontok yang tertelan tidaklah berbahaya bagi kucing. Secara rutin dia akan memuntahkannya setelah bulu itu menjadi gulungan di dalam usus.Yang perlu diperhatikan adalah ketika hairball ini berukuran sangat besar dan menyumbat lambung atau usus kucing. Tentu saja hal ini bisa berbahaya.

Foto : Morgue

Foto : Morgue

Cara paling mudah untuk mengurangi volume hairball adalah dengan menyisir bulu-bulu kucing secara rutin. Tujuan menyisir bulu kucing adalah untuk menghilangkan bulu rontok dan mencegah rambut kucing menjadi gimbal, terutama untuk kucing long hair.

Kucing berambut panjang harus lebih sering disisir. Jika tidak, dia bisa membentuk mega hairball. Demikian juga jika pemilik kucing kebetulan berambut panjang, sebaiknya bersihkan dan vakum lantai secara rutin. Rambut manusia yang jatuh ke lantai dapat tertelan kucing tanpa sengaja, dan itu bisa menjadi masalah baginya.

jawsnpaws.in

jawsnpaws.in

Berikut adalah tips menyisir bulu kucing.

1. Gunakan sisir yang ujungnya tidak tajam dan tidak terlalu rapat

2. Mulailah meyisir dari bagian sepanjang perut, kemudian punggung atas

3. Lakukan penyisiran pada semua bagian tubuh seperti ketiak, selangkangan, leher, buntut, dan seterusnya.

4. Untuk kucing yang berambut panjang, sisirlah berlawanan dengan arah bulu untuk mengambil bulu mati bagian dalam dan sebaiknya menggunakan sisir khusus. Setelah selesai, sisir kembali searah dengan bulu kucing sehingga bulu kucing kembali rapi.

5. Selama menyisir usahakan dengan lembut. Jangan kasar dan tergesa-gesa karena kucing akan menolak dan berbalik mencakar. Jika sudah terbiasa, kucing akan menyenangi kegiatan menyisir bulu setiap harinya.

Sisir untuk kucing terdiri atas berbagai jenis dan model. Anda bisa memilih yang paling sesuai dengan kucing dan tujuan menyisir. Semoga bermanfaat! Meow.

 

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 1 komentar

  • Tinggalkan komentar

    Bagaimana menurut kamu?
    Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *