Fakta Kucing
0

Kucing Anda Nakal? Jangan Dipukul!

Kucing Anda Nakal? Jangan Dipukul!

Anda yang setiap hari berhubungan dengan kucing tentu tahu persis bahwa setiap kucing mempunyai sifat yang berbeda. Ada kucing yang sangat penurut, manja, dan selalu tenang. Dengan kata lain sangat mudah dirawat. Ada juga kucing yang cenderung membuat kerusakan, bandel dan susah diatur. Membuat Anda pusing dan sakit kepala!

Melatih kucing supaya berperilaku baik bukanlah perkara sulit jika kita tahu sifat asli mereka. Akan tetapi kecenderungan pemilik memperlakukan kucingnya yang nakal dengan keras. Bahkan kadang tak sengaja memukulnya! Akibatnya kucing bukannya menurut malah semakin bandel, tak mau mendengarkan perintah Anda. Dan tentu saja akan menjauhi Anda. Tidak enak kan bermusuhan dengan kucing sendiri?

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika Anda berusaha mengubah perilaku buruk kucing.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

  1. Belajar memahami sifat kucing Anda. Ya, yang pertama harus dilakukan adalah Anda belajar tentang kucing Anda. Apa saja yang dia suka, dia inginkan, dan apa saja apa yang tidak dia suka atau takutkan. Dari situ Anda baru bisa menemukan cara yang tepat untuk mendisiplinkan si manis. Misalnya ada kucing yang tidak mau makan berkelompok, maka pisahkan dia tiap kali makan. Atau ada kucing yang marah jika tempat favoritnya diambil, usahakan tempat itu hanya milik dia saja.

 

Cats_39_by_Blah_stock

  1. Hindari mendisiplinkan kucing dengan cara yang salah. Hal yang paling tidak boleh dilakukan adalah memukul dan menyakiti kucing! Harap diingat sebagian besar kucing yang dipukul dan merasa kesakitan akan menjauh. Rasa kepercayaannya pada Anda juga hilang. Didepan Anda mungkin saja dia bersikap tenang dan manis, namun di luar pengawasan dia bisa membully temannya atau cenderung merusak barang-barang yang ada di rumah sebagai pelampiasannya. Mintalah maaf jika Anda terlalu emosi. Belaian sayang dan gendongan akan dipahaminya sebagai permintaan maaf. Kucing yang terluka secara psikis biasanya membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh (bisa sampai berbulan-bulan) sampai dia merasa aman dan kepercayaannya kembali.

 

Blue_eyed_cat_by_Stavraham

  1. Gunakan tepuk tangan atau teriakan peringatan. Teriakan tak harus keras dan tak perlu pula mengomel panjang lebar. Kucing tidak selalu mengerti apa yang Anda omelkan. Dengan suara “Shhhh..!!” saja sebenarnya sudah cukup. Jika itu dilakukan berulang-ulang dan konsisten tiap kali kucing melakukan kesalahan, maka dia akan mengerti kalau sedang diperingatkan. Jika harus menggunakan alat (biasanya untuk melerai perkelahian) cukup gunakan semprotan air (tak perlu mengguyurnya), kucing akan mengingat itu sebagai bentuk hukuman.

 

DSC04695

  1.  Pahami bahwa kucing Anda  memang memiliki perasaan yang halus. Kucing sangat mengerti arti ketenangan dan kenyamanan. Dia tak suka keributan dan kebisingan. Kucing mudah stress dan terguncang saat ada perubahan dari rutinitas sehari-harinya. Kehadiran anggota keluarga baru, jam makan yang berubah atau bahkan letak furniture yang berpindah bisa membuatnya gelisah. Pilih pendekatan yang halus untuk mengubah perilaku kucing, jalinlah hubungan saling percaya terlebih dahulu. Jangan lupa berikan dia hadiah dan pujian tiap kali melakukan hal yang positif. Jika Anda bisa mengerti kucing Anda, maka dia pun akan belajar memahami Anda.

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Cici Mochi

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *