Fakta Kucing
0

Takut Kucing : Apakah Wajar?

Takut Kucing : Apakah Wajar?

Bagi sebagian orang kucing adalah binatang yang lucu, menggemaskan dan menyenangkan. Kucing memberikan kebahagiaan dengan segala tingkah polahnya. Kucing juga akan setia  menemani mereka saat sedang sedih dan terpuruk. Selain itu kucing disukai sebagai hewan peliharaan karena sifat mandirinya yang bisa mengurus dirinya sendiri.

Sebaliknya ada orang-orang yang merasa ketakutan setiap kali berjumpa dengan kucing. Kadang-kadang ketakutan mereka menjadi tidak wajar dan berlebihan. Mengapa orang bisa bersikap begitu?

  1. Mungkin karena percaya pada takhayul atau mitos. Orang yang percaya takhayul cenderung tidak rasional. Mereka beranggapan kucing membawa sial. Hidupnya akan kacau jika bertemu kucing apalagi memeliharanya. Ini adalah keyakinan yang konyol. Sama seperti nasib akan sial jika kepala kejatuhan cicak, bertemu ular, dan sebagainya
  2. Kelompok yang kedua adalah orang yang belum terbiasa dengan kucing. Namun apabila terus bertemu dengan kucing maka pelan-pelan akan tumbuh rasa sayangnya dan rasa takut pun hilang.
  3. Beberapa orang mungkin saja memiliki phobia kucing. Phobia kucing disebut Ailurophobia. Mungkin saja dia tidak tahu mengapa takut pada kucing. Sama halnya seperti orang yang phobia terhadap laba-laba, tikus, ular, dan lainnya. Bagi seorang Ailurophobia kucing dilihatnya sangat menyeramkan. Ketakutan ini mungkin saja memiliki pengaruh buruk pada kehidupan sehari-harinya. Dia tidak akan mau mengunjungi teman-temannya yang memiliki kucing. Rasa phobia ini hanya bisa disembuhkan dengan bantuan konseling psikiater.
  4. Alasan lain orang tidak menyukai kucing adalah mereka tidak suka binatang. Kepada kucing alasan mereka karena alergi bulu atau karena kucing dianggap kotor. Tidak masalah jika hanya tidak suka saja pada binatang. Menjadi masalah saat mereka berperilaku kasar atau bahkan menganiaya binatang. Memelihara kucing tidak saja menjadi konsekuensi pribadi namun juga bisa berimbas pada lingkungan sekitar dan hubungan sosial. Yang terbaik adalah saling memahami dan menghormati pilihan hidup masing-masing. Anda sopan, kami pun segan.

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *