Fakta Kucing
0

Biarkan Bayi Anda Bersahabat Dengan Kucing

Biarkan Bayi Anda Bersahabat Dengan Kucing

Selama ini kebanyakan orang berpendapat sebaiknya jangan memelihara kucing ketika mempunyai bayi atau anak kecil di rumah. Mereka mengatakan kucing berbahaya bagi anak-anak dan rentan membawa masalah kesehatan. Tahukah Anda, fakta yang terjadi justru sebaliknya. Tumbuh dan berkembang bersama hewan peliharaan akan menjadi pengalaman yang paling berharga bagi anak manapun.

Anak-anak menganggap kucing sebagai teman terbaik. Sejak usia dini mereka dapat belajar bagaimana membangun persahabatan, mengembangkan nilai-nilai  kepercayaan, empati, perawatan dan cinta. Nilai-nilai moral ini akan membuat anak-anak tumbuh menjadi dewasa yang bertanggung jawab dan peduli.  Bagi anak tunggal, kucing bisa menjadi sahabat yang paling dekat  dan tempat berbagi yang tak tergantikan. Sebagian anak cenderung lebih bisa berbagi perasaannya pada hewan peliharaan daripada pada orang lain.

Bagi anak yang sedang sakit atau membutuhkan terapi khusus, kehadiran seekor kucing bisa sangat membantu selama masa pemulihan dan rehabilitasi. Sejumlah penelitian di Inggris dan Amerika melaporkan bahwa paparan hewan peliharaan selama masa bayi secara signifikan justru mengurangi resiko asma dan alergi pada anak. Anak usia sekolah dari keluarga yang memiliki hewan peliharaan juga terbukti lebih rendah tingkat ketidakhadirannya di sekolah. Mereka hidup sehat dan tumbuh bahagia.

Foto : reddit.com

Foto : reddit.com

Belajar dari Pengalaman

Anak-anak adalah makhluk yang paling pintar meniru. Mereka belajar bersikap dengan meniru apa saja yang terjadi di sekitarnya. Seorang anak yang melihat keluarganya berlaku baik, lembut, cinta dan hormat pada kucing maka mereka pun akan melakukan hal yang sama.

Ketika anak-anak Anda mulai dapat memahami, jelaskan padanya bahwa kucing senang dibiarkan sendirian saat sedang tidur, makan, atau buang air. Mereka memiliki waktu-waktunya sendiri. Kucing juga akan ketakutan saat mendengar orang yang berteriak dan bertindak kasar. Anak akan menyerap informasi ini, dan pelajaran penting untuk bersikap hormat sekaligus lembut secara otomatis tertanam dalam dirinya.

Ajak dan libatkan anak-anak untuk membantu merawat kucing, seperti memberi makan, menyisir bulu-bulunya, juga mengajaknya  bermain. Segera anak akan mengerti saat kucing merasa senang, marah atau ingin menyendiri. Anak akan belajar bagaimana caranya berempati dan bergembira.

Foto : MorgueFiles

Foto : MorgueFiles

Tips dan Trik

Tambahkan tempat yang tinggi khusus untuk kucing Anda. Kucing menyukai tempat-tempat yang tinggi supaya dia tetap dapat mengawasi aktivitas seluruh keluarganya. Namun kadang dia butuh menyendiri, tidak ingin terlibat dalam ‘kekacauan’ dibawah. Tempat yang tinggi bisa menjadi area perlindungan saat kucing tidak mau bermain atau diganggu.

Jauhkan makanan kucing dan litter box dari jangkauan anak-anak. Tapi letakkan di lokasi yang kucing tetap bisa menemukannya. Anak-anak suka mencicipi dan bermain dengan media apapun yang menurut mereka menarik. Pastikan kucing dan anak Anda bisa menjadi teman baik dengan membuat  lingkungan rumah yang kondusif. Baby love Meow!

Foto : mycatpet.com

Foto : mycatpet.com

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Cici Mochi

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *