Berita
0

Dilarang Memelihara Kucing Hutan di Rumah!

www.youtube.com

www.youtube.com

Akhir-akhir ini di media sosial maupun petshop makin marak penjualan dan pembelian kucing hutan. Ini adalah perilaku illegal! Kucing Hutan (Felis Bengalensis) termasuk satwa liar mamalia dilindungi undang-undang, sebagaimana tertuang dalam Lampiran PP No. 7 Tahun 1999, dan ada kententuan dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 1990. Siapapun yang dengan sengaja menangkap, melukai, membunuh, memperdagangkan dan mengambil keuntungan dari kucing hutan ini akan mendapat sanksi pidana dan denda.

Kucing hutan ini sering disebut “Blacan”. Habitat hidup mereka adalah di alam liar, bisa di dalam hutan atau di territorial yang jauh dari manusia. Mereka adalah pemburu yang ulung, pandai memanjat pohon, dan pintar berenang. Berbeda dengan kucing domestic yang sebagian besar takut air. Makanan mereka adalah daging. Kucing hutan secara naluriahnya akan ketakutan jika bertemu dengan manusia. Mereka juga membutuhkan aktivitas fisik yang banyak. Tempat mereka di alam bebas, bukan di dalam rumah sempit apalagi di dalam kandang.

Kucing hutan sepintas hampir sama dengan kucing domestic, namun ukuran tubuh mereka sedikit lebih besar dan mempunyi pola bulu totol-totol menyerupai Leopard. Orang Inggris sering disebut dengan Leopard Cat karena kemiripannya dengan macan tutul. Kucing hutan yang diperjual-belikan awalnya berasal dari anakan yang diambil dari induknya saat masih berumur 1 atau 2 bulan. Mereka masih sangat rentan karena seharusnya masih menyusu induknya. Kejahatan pertama bagi mereka yang mengambilnya adalah memisahkan dari induknya, kejahatan kedua adalah melanggar Undang-Undang. Melestarikan kelangsungan hidup hewan eksotis ini -sesuai dengan habitatnya- adalah tugas semua pihak.

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *