Fakta Kucing
1

Hukum Jual Beli Kucing Dalam Islam

Hukum Jual Beli Kucing Dalam Islam

Bagi cat lover (terutama yang muslim) membahas boleh atau tidaknya jual beli kucing bisa menjadi permasalahan yang sensitive karena ini menyangkut keyakinan. Maka, keputusan dikembalikan pada pilihan dan kebijaksanaan masing-masing. Ada dua perbedaan pendapat mengenai hukum jual beli ini. Keduanya bertolak belakang namun sama-sama mempunyai dasar yang kuat.

cats-and-kittens_020

Pendapat pertama menyatakan jual beli kucing itu hukumnya haram. Dari Abu Az Zubair, beliau berkata bahwa beliau pernah menanyakan pada Jabir mengenai hasil penjualan anjing dan kucing. Lalu Jabir mengatakan,

زَجَرَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ ذَلِكَ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang keras hal ini.” (HR. Muslim no. 1569).

Abu Muhammad Ibnu Hazm mengatakan bahwa yang dimaksud dengan zajar dalam hadits di atas adalah larangan keras. (Al Muhalla, 9: 13)

Juga dari Jabir, beliau berkata,

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَالسِّنَّوْرِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari hasil penjualan anjing dan kucing.” (HR. Abu Daud no. 3479, An Nasai no. 4668, Ibnu Majah no. 2161 dan Tirmidzi no. 1279. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Basket-Of-Cats

Foto : morguefile

Pendapat kedua mengatakan bahwa jual beli kucing itu halal dan diperbolehkan. Hal ini berdasarkan pada pendapat ulama empat madzhab yaitu Al-Hanafiyah, Al-Malikiyah, Asy-Syafi’iyyah dan Al-Hanabilah yang sepakat atas kebolehan jual-beli kucing. Dibolehkan karena memang kucing adalah hewan yang suci bukan najis, karena suci maka tidak ada larangan untuk memperjual-belikannya.

Imam Nawawi juga memaparkan tentang pendapat yang melarang beserta dalil dari hadits yang dipakainya. Beliau menjawab bahwa haditsnya memang shahih tapi maksudnya bukan larangan secara mutlak.  Menurut Imam Nawawi yang dilarang itu bukan kucing [الهرة], akan tetapi kucing liar atau hutan yang disebut dengan istilah sinnaur [سنور]. Sinnaur juga terlarang untuk dimakan karena termasuk dalam kategori hewan bertaring yang menyerang manusia. Dalam madzhab Asy-Syafi’iyyah juga yang terlarang itu jika kucing liar, sedangkan kucing peliharaan itu tidak terlarang jual belinya.

Menurut Ust.Muhamad Abduh Tuasikal hukum jual beli kucing yang lebih kuat adalah semua kucing diharamkan untuk diperjualbelikan karena keumuman sabda Nabi SAW. Kenapa haram sedangkan Imam Nawawi paling keras memberikan status hukum makruh li tanzih? Karena dalil sudah menyatakan demikian, maka perkataan ulama tidak bisa didahulukan.

Foto : Pixabay

Foto : Pixabay

Dari sisi sebagian cat lover yang sudah berpuluh tahun atau bahkan sepanjang usianya hidup bersama kucing, kucing akan dianggap sebagai keluarganya. Mereka mempunyai ikatan dan kedekatan hati yang mendalam. Manalah mungkin mereka tega menjual anggota keluarganya sendiri. Bagi seekor kucing -jika boleh memilih- mereka pasti akan memilih siapapun yang lebih menyayanginya, memberikan rasa aman dan kesejahteraan untuk dirinya.

Apapun pilihan dan keyakinan cat lover tentang hukum jual beli kucing ini, yang paling penting adalah bagaimana memperlakukan dan merawat kucing yang ada bersamanya dengan sebaik-baiknya. Faktanya harga jual dan beli kucing tidak sebanding dengan biaya perawatannya, demikian pula yang memilih tidak melakukan praktek jual beli bukan berarti tidak mampu membeli kucing yang mahal. Sesama cat lover alangkah indahnya jika tetap saling menghormati dan menghargai pilihan masing-masing. Wallahu a’lam bishawab. Love, Meow! #edisi Ramadhan

 

Sumber : www.muslim.or.id www.syariahonline.com www.nu.or.id www.rumahfiqih.com www.rumasyho.com

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 1 komentar

  • isne says:

    agama itu dinamis. jika ada yang kaku, maka itu pandangannya bukan agamanya. pada dasarnya saya ga sepakat sama yang mengharamkan

  • Tinggalkan komentar

    Bagaimana menurut kamu?
    Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *