kesehatan
0

Tips Mengatasi Bulu Kucing Yang Rontok

Tips Mengatasi Bulu Kucing Yang Rontok

Salah satu ciri kucing sehat adalah bulunya yang tampak indah mengembang, berkilau dan tidak rontok. Namun  pada waktu tertentu bulu kucing memang wajar jika rontok. Dalam setahun bulu kucing akan rontok sekali atau dua kali untuk berganti dengan bulu baru. Bulu kucing juga biasanya rontok saat musim kawin karena pengaruh hormon. Tapi bagaimana jika bulu kucing rontok tidak normal dan terus-terusan?

Beberapa penyebab utama bulu kucing rontok antara lain faktor nutrisi makanan (kurang gizi atau kelebihan gizi), penyakit kulit (kutu dan jamur), pengaruh hormon  dan kondisi lingkungan.

Mengatasi bulu rontok paling mudah tentu dengan memahami terlebih dahulu apa penyebabnya. Jika rontok karena masalah nutrisi, maka cat lover dapat mengubah asupan makanannya. Jika karena penyakit kulit, maka obatilah sakitnya. Mandikan kucing dengan teratur menggunakan shampoo anti kutu dan bulu.

Bagaimana jika karena pengaruh hormon dan kondisi lingkungan? Untuk masalah hormon, kucing akan beradaptasi dengan sendirinya (berkonsultasilah dengan vet jika butuh penanganan lebih jauh). Jika karena faktor lingkungan, buatlah kucing senyaman mungkin, sisir secara teratur untuk mengurangi bulu  rontok. Tempatkan kucing dalam ruangan yang dingin  (berikan kipas angin atau AC), terutama untuk kucing berbulu panjang.

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *