Berita
4

Nasib Kucing di Negeri Yang Berperang

1411717323074_wps_4_Alaa_an_ambulance_driver_

Apakah Anda pernah membayangkan bagaimana nasib para kucing dan hewan peliharaan di negara yang sedang dilanda konflik dan peperangan? Para kucing terpaksa ditinggalkan begitu saja dan tidak dibawa ikut mengungsi oleh pemiliknya. Kucing-kucing itu tak punya pilihan selain harus bertahan, antara hidup atau mati.

Kematian bisa datang kapan saja saat bom-bom dijatuhkan dan mereka tak sempat menghindar. Padahal kucing itu hewan yang paling mudah stres. Pernah melihat kucing yang panik karena suara petasan? Tak terbayangkan bagaimana stres-nya mereka setiap saat harus berhadapan dengan desingan peluru bahkan bom! Nasib malang itu menimpa para kucing stray, salah satunya terjadi di kota Aleppo, Syria. Sangat menyedihkan…

1411717187947_wps_2_Alaa_an_ambulance_driver_

Namun ditengah situasi perang dan kondisi yang berbahaya, seorang supir ambulance bernama Alaa sukarela memberi makan kucing-kucing yang terlantar di jalan-jalan Masaken Hanano, dekat kota Aleppo. Ada sekitar 150 kucing liar yang menjadi terlantar dan menderita karena perang disana.

Ongkel Alaa berkeliling memberi makan kucing saat dia sedang tidak bertugas. Setidaknya dalam sehari dia menghabiskan uang setara $ 4 untuk membeli daging dan dibagi-bagikan pada kucing yang terlupakan itu. Dana itu berasal dari tabungan pribadinya. Ongkel Alaa sudah memberi makan kucing-kucing itu selama berbulan-bulan.

1411717236649_wps_3_Cats_that_Alaa_not_pictur

Sayangnya sampai saat ini situasi di Aleppo dan Syria pada umumnya belum hendak membaik. Sejak Juli 2012 negara itu terlibat perang dan semakin memburuk saat ISIS masuk berusaha menguasai wilayah-wilayah disana.

Perang, dimanapun itu hanya akan menghasilkan penderitaan. Selalu ada korban nyawa dan harta benda. Lingkungan dan ekosistem pun menjadi rusak. Siapa yang paling bertanggungjawab memunculkan perang? Tentu saja manusia-manusia berhati batu yang tidak menyayangi alam semesta titipan Tuhan. Save, Meow!

1411717342068_wps_5_Alaa_an_ambulance_driver_

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Cici Mochi

Ada 4 komentar

  • rian says:

    “Para kucing terpaksa ditinggalkan begitu saja dan tidak dibawa ikut mengungsi oleh pemiliknya. Kucing-kucing itu tak punya pilihan selain harus bertahan, antara hidup atau mati.”

    bacanya jadi sedih :'(. semoga Allah senantiasa melindungi dan memberikan kemudahan bagi para stray utk mendapatkan makanan dan tempat berteduh. Aamiin yra

  • yulita says:

    kasihan

  • Mereka hewan yang bisa mencari kehidupan sendiri atau memang takdirnya akan mati ditinggal majikannaya
    Apalagi melihat kondisi warga korban perang, Sebagai umat muslim di Indonesia yang paling penting adalah kepedulian dan solidaritas antar umat muslim, membantu suriah khusunya yang tertindas akibat perang ini
    Sama hal nya negara Timur Tengah dan juga Eropa juga memberi bantuan kepada warga dan korban pengungsi yang tak banyak bisa aktif masalah politik “perang”

    • Cici Mochi says:

      Terima kasih sudah mampir Meowmagz 🙂
      Semoga dunia bisa menjadi tempat yang lebih baik bagi semua yang hidup diatasnya.

  • Tinggalkan komentar

    Bagaimana menurut kamu?
    Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *