kebersihan
0

Cara Mengatasi Alergi Kepada Kucing

Cara Mengatasi Alergi Kepada Kucing

Meskipun kucing  merupakan hewan peliharaan yang lucu dan paling dekat dengan manusia, beberapa orang justru menderita alergi kucing. Bukan mereka tidak menyukai kucing, tapi karena alergi dan jika berdekatan pada kucing bisa bersin atau gatal-gatal parah.

Alergi kucing disebabkan oleh zat yang disebut Fel d 1. Zat ini terdapat di liur kucing dan bulu-bulunya serta beterbangan di udara. Penderita alergi yang sangat sensitive akan bersin-bersin parah meski tidak memegang langsung si kucing. Bagaimana caranya jika ingin tetap memelihara kucing padahal menderita alergi?

  1. Pilihlah jenis kucing berbulu pendek atau yang dikenal ramah pada penderita alergi, seperti kucing mesir (Sphynx), Siberian, Balinese, Devon Rex atau kucing Javanese. Ya, kucing ‘kampung’ Jawa lokal termasuk yang sedikit menghasilkan zat allergen.
  2. Kucing betina dan jantan yang telah dikebiri diketahui menghasilkan zat allergen lebih sedikit. Maka steril-lah kucing Anda.
  3. Sering memandikan dan membersihkannya. Alergi memang berkaitan erat dengan isu kebersihan. Selain memandikan kucing, ruangan tempat bermain kucing juga harus sering dibersihkan.
  4. Pisahkan ruang kucing dengan ruang aktivitas sehari-hari cat lover, terutama kamar tidur, kamar mandi, dan ruang makan. Ruangan yang steril dari kucing ini adalah area aman bagi penderita alergi.
  5. Penderita alergi dapat mengkonsumsi obat alergi yang disarankan oleh dokter.

Anehnya, berdasarkan pengalaman banyak orang yang menderita alergi setelah hidup bersama kucing justru alerginya perlahan sembuh, bisa jadi karena anti bodi bekerja dengan baik sehingga daya tahan tubuhnya semakin kuat.

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *