Tips and Tricks
0

5 Hal Yang Tidak Boleh Dikatakan Pada ‘Cat Lover’ Yang Baru Kehilangan Kucing

5 Hal Yang Tidak Boleh Dikatakan Pada ‘Cat Lover’ Yang Baru Kehilangan Kucing

Bagi seorang cat lovers dan pemilik kucing, kehilangan kucing akan menjadi peristiwa paling menyedihkan. Entah karena kucing RIP, pergi dengan sendirinya, maupun diadopsi. Semuanya sama saja, serasa ada ruang kosong tertinggal di hati.

Kesedihan akan bertambah apabila keluarga atau teman-teman disekitarnya bukanlah penyayang kucing. Cat lovers biasanya seorang yang sangat peka dan mudah tersentuh hatinya. Oleh karena itu, berhati-hatilah saat berkomentar tentang kucingnya yang baru hilang.

Jangan sampai yang niat awalnya perhatian atau bermaksud menghibur justru makin membuatnya sedih. Berikut 5 hal yang tidak boleh dikatakan pada cat lover yang baru kehilangan kucingnya.

  1. Dia hanyalah kucing

Tahukan Anda, cat lovers menganggap kucing sebagai anggota keluarganya. Kehilangan kucingnya akan sama rasanya dengan kehilangan kerabatnya yang manusia! Jadi jangan coba-coba berkomentar, “Sudahlah… dia hanya seekor kucing.” Bisa saja setelah peristiwa ini, cat lovers akan menganggap Anda teman yang jauuuh. Maafkan ya.

  1. Kamu dapat mencari gantinya yang lain

Meskipun sebagian cat lovers ‘menghalalkan’ jual beli kucing, tapi urusannya menjadi tidak mudah saat sudah sayang dan cinta pada kucingnya. Kucing kesayangan tidak lagi bisa dinilai dengan banyaknya rupiah… tidak bisa dijual ataupun dibeli. Maka saat kehilangan, jangan berkomentar “Kamu kan bisa beli lagi atau cari lagi yang lain.”

  1. Lupakan saja

Komentar ini kelihatannya sangat sederhana, “Lupakan saja..”. Tapi cat lovers akan mencatat ini dan bisa saja hubungan baik yang terjalin dengannya selama ini tiba-tiba senyap dan hilang. Justru Anda yang akan dilupakan oleh cat lovers, sementara  dia akan tetap mengingat kucingnya sepanjang hidupnya.

  1. Apakah kamu sudah membawanya ke Vet? Kok bisa sih?

Biasanya komentar ini disampaikan oleh sesama penyayang kucing. Mereka perhatian dengan menanyakan banyak hal, termasuk detil penyakit dan bagaimana cara si pemilik kucing mengobati. Jika kucing sudah ‘pergi’, jangan tanyakan ini kecuali dia sendiri yang menceritakan. Bertanya detil sama saja dengan menghakiminya dan membuat dia merasa bersalah dan semakin sedih. Don’t do this.

5.  Kamu terlalu emosional

Kehilangan kucing akan membuat cat lovers menjadi orang yang emosional bahkan irasional. Kadang sampai melakukan hal-hal yang mungkin agak berlebihan. Tapi biarkan saja, jangan Anda mengatakan, “Sudahlaah…  biasa saja, kamu jangan terlalu emosional”. Cat lovers akan buru-buru menghilang dari jangkauan Anda. Dia akan berusaha mengelola sendiri emosinya. Karakter ‘mandiri’ dari sifat kucing sudah merasuk dalam pribadinya.

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *