Berita
0

Jangan Menikahi Penyiksa Hewan!

Jangan Menikahi Penyiksa Hewan!

Sebuah studi dilakukan oleh Masyarakat Pencegahan Kejahatan terhadap Hewan Massachusetts (MSPCA) dan Universitas Northeastern, AS. Dipublikasikan pada Desember 1997. (http://www.mspca.org/programs/cruelty-prevention/animal-cruelty-information/cruelty-to-animals-and-other-crimes.pdf

MSPCA dan Universitas Northeastern, antara lain mencatat anjing dan kucing sebagai hewan yang paling sering disiksa manusia di Massachusetts. Dari 80.000 komplain yang diterima MSPCA selama 1975-1996, sebanyak 268 orang dituntut ke pengadilan. Dari 268 kasus tersebut, hanya 44,4 persen yang dinyatakan bersalah oleh juri pengadilan.

Siapa para pelakunya? Para pelakunya adalah remaja berusia di bawah 18 tahun (27 %) dan di bawah 30 tahun (56 %). Sebanyak 97 % dari pelaku adalah laki-laki. Cara menyiksa terbanyak adalah memukuli hewan (31,3 %), menembak hewan (26,1 %), dan menikam hewan (10,8 %).

Pada tahun 1995, seorang peneliti, Frank Ascione, seperti dicatat oleh studi MSPCA dan Universitas Northeastern, menemukan bahwa dari  71 % perempuan korban pemukulan pasangannya, ternyata diketahui pelaku pemukulan punya riwayat penyiksaan terhadap hewan peliharaan di rumah.

Peneliti juga mengkaji catatan kriminal dari 153 penjahat di Massachusetts yang dituntut MSPCA antara tahun 1975 dan 1986 karena melakukan kekejaman pada hewan. Catatan dipelajari 10 tahun sebelum penyiksaan dan 10 tahun setelah penyiksaan. Hasilnya, orang yang melakukan kekejaman terhadap hewan juga punya catatan kriminal pada kasus kejahatan kekerasan, kejahatan pada harta benda, narkoba, atau ketidaktertiban.

Dear ladies, berhati-hatilah memilih pasangan hidup. Jangan menikahi penyiksa hewan! Karena jika terhadap makhluk lemah saja mereka sanggup berlaku kejam dan sadis, maka cinta dan kasih sayang tak dapat diharapkan dari mereka. Jadi, pilihlah animal lover! Meoow.

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Cici Mochi

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *