Fakta Kucing
0

Perayaan Untuk Dewi Bastet

Perayaan Untuk Dewi Bastet

Ibadah dan perayaan untuk Dewi Bastet awalnya berkembang di sekitar kota Bubastis (kota yang namanya mengambil nama Dewi Bast). Dalam perannya sebagai pelindung (tidak hanya untuk semua urusan rumah tangga, tapi juga semua urusan di Mesir Hilir) dia dijaga dan dihormati oleh rakyat pedesaan dan juga para bangsawan.

Festival tahunan Dewi Bastet adalah peristiwa besar, dihadiri oleh sebanyak setengah juta orang. Menurut sejarawan Yunani Herodotus, wanita yang menghadiri festival terlihat menyanyi dan menari, bersuka cita dan melakukan persembahan untuk Dewi Bastet.

Ketika kuil Bast di Per-Bast digali, didapatkan penemuan yang sangat mencengangkan. Ada lebih dari seperempat juta mumi kucing ditemukan disana. Menurut Encyclopedia Mythica, ketika mati, kucing akan dihormati dengan upacara yang rumit, mumifikasi dan dimakamkan di Per-Bast.

Foto : www.examiner.com

Foto : www.examiner.com

Disebutkan selama masa kejayaan Mesir kuno, kucing dihiasi dengan perhiasan emas dan diizinkan untuk makan dari piring pemiliknya.

Bagaimana dengan penghormatan kepada Dewi Bast hingga saat ini? Beberapa wilayah masih melakukan ritual dan persembahan. Dan sebagian besar daerah yang masih terpengaruh kebudayaan Mesir hingga saat ini memperlakukan dan menghormati kucing dengan sangat baik, meski bukan lagi sebagai Dewi, melainkan anggota keluarga.

 

Sumber : Encyclopedia of World Myth

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *