Berita
0

Upaya Pelestarian Kucing Raas

Upaya Pelestarian Kucing Raas

Saat ini diperkirakan kucing asli ini jumlahnya tak lebih dari 100 ekor. Kondisinya kritis bahkan terancam punah. Sedikitnya jumlah kucing Busok ini karena tingkat kematian yang tinggi, baik di Pulau Raas maupun di kawasan Madura dan sekitarnya. Hal ini juga karena kucing jantan yang dibawa keluar pulau pada umumnya sudah dikebiri sehingga tidak bisa menghasilkan keturunan Raas.

Daya tarik kucing Raas membuat banyak orang yang berminat ‘berburu’ kucing ini. Meskipun sudah dilarang dan adanya beraneka mitos seputar kucing Raas, namun nyatanya tetap ada saja yang menjadikan kucing eksotis ini komoditas bisnis. Tengok saja di forum-forum jual beli online, kucing Raas ini ditawarkan dengan harga yang fantastis.

Namun penduduk lokal percaya, kucing Busok ‘murni’ tidak mungkin bisa dibawa keluar pulau Raas. Kalaupun bisa tidak akan berumur panjang atau mendatangkan kesialan bagi pemiliknya. Busok murni merupakan hasil perkawinan kucing misterius ‘Pitua’ yang dipercaya hidup di sekitar kuburan dan hanya bisa dilihat oleh anak kecil atau orang yang tidak punya ambisi serakah. Pitua hanya mau mengawini kucing betina yang bercuping telinga ganda (kucing ‘tanduk’).

Sampai saat ini perkembangangbiakan kucing Busok yang terjadi di pulau Raas terjadi secara alami. Tidak ada pengawasan atau perlakuan khusus dalam pembiakannya. Sedangkan kucing Busok yang berkembang biak di luar pulau Raas (meskipun juga disebut asli) menurut masyarakat lokal sebenarnya sudah merupakan kucing campuran, bukan lagi Busok yang legendaris dan mistis.

Selayaknyalah pemerintah setempat atau otoritas terkait mulai melakukan upaya pelestarian kucing Raas ini. Program ‘Ankara Zoo’ pemerintah Turki yang melindungi dan melestarikan kucing Turkish Angora Kedisi dan  Van Kedisi bisa dijadikan contoh. Kucing dapat berkembang biak dengan baik, sehat dan aman di habitatnya sendiri sejalan dengan kearifan lokal masyarakat setempat.

 

MeowMagz, dari berbagai sumber

Foto : OLX

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *