Kisah Inspiratif
4

Pengalaman Seru Mamih Agil Mencari Gus Nur Yang Hilang

Pengalaman Seru Mamih Agil Mencari Gus Nur Yang Hilang

Merawat kucing spesial seperti Gus Nur menghadirkan berbagai pengalaman tersendiri bagi Mamih Agil. Sejauh ini, pengalaman apa yang menurut Mamih Agil paling seru? Yuk kita tanya.

“Pengalaman paling berkesan adalah saat Gus Nur hilang. Suatu hari pintu pagar belakang terbuka sedikit. Karena Gus Nur mengandalkan pendengaran dan penciuman maka dia penasaran dan menyelinap keluar. Saat itu pagi hari. Banyak ibu-ibu pulang dari pasar menenteng belanjaan.”

“Kalau suara plastik, Gus Nur selalu mengira itu makanan. Dan mungkin saja ada ibu-ibu yang belanja ikan lalu Gus Nur mengendus dan mengikutinya. Karena Gus Nur tidak pernah keluyuran di gang belakang maka dia tersesat. Sayah mencari di sekitar dan sudah mengira jika Gus Nur keluar ke jalan gang. Pagi itu dia belum makan.”

Pasti saat itu situasinya sangat tidak menyenangkan. Kepikiran Gus Nur yang buta, tersesat dan belum  makan. Lalu apa yang Mamih Agil lakukan?

“Sayah keliling rumah-rumah orang di sekitar sampai jam 02.00. Sayah tidak bisa tidur dan setelah pagi diantar tetangga datang ke bu hajjah seorang yang biasa diminta tolong. Disana antri masih banyak pasien. Menunggu antrian pikiran tidak karuan.”

“Saat tiba giliran konsultasi beliau bilang susah, sudah pergi jauh, sudah mati. Sayah gebrak mejanya sambil melotot dan bilang “baru juga tadi pagi hilang, kok sudah mati. Ayo diulang!” Tiga kali diterawang hasilnya sama. Sayah marah sekali.” (bisa dibayangkan! hahaha)

“Akhirnya beliau berdoa agar Gus Nur pulang. Sayah sudah membuat selebaran dan ditempel di sekitar lingkungan rumah tentunya dengan imbalan uang bagi yang menemukan. Sempat juga beberapa teman menyebarkan info selebaran tersebut.”

gusnur4

Gus Nur. www.facebook.com/w3w3.60m83L

Lalu apa hasilnya, apakah Gus Nur bisa segera ditemukan?

“Sekitar jam 14, beberapa bocah datang ke rumah dan menyebutkan dimana Gus Nur berada. Bocah itu justru yang takut kucing! Sayah setengah berlari ke lokasi. Di teras rumah tetangga dibalik sepeda, Gus Nur meringkuk kebingungan. Sayah ambil dan pulang.”

“Sampai terharu sayah peluk Gus Nur. Dia gemetar kelaparan dan ketakutan. Sejak itu sayah selalu memeriksa pintu pagar belakang supaya Gus Nur tidak menyelinap lagi. Gus Nur juga rupanya mengerti bahwa jika dia mendekat ke pagar itu berarti dia menyusahkan dirinya dan semua orang.”

Fyuhh, lega pastinya Gus Nur sudah ketemu. Pelajaran moral yang bisa dipetik, kadang ‘orang pintar’ tak lebih pintar dari seorang anak kecil. Hehehe.

Gus Nur yang kocak. www.facebook.com/w3w3.60m83L

Gus Nur yang kocak. www.facebook.com/w3w3.60m83L

Tertarik dengan pengalaman-pengalaman seru Gus Nur dan Mamih Agil? Kabar baiknya, Mamih Agil sedang membuat sebuah buku berjudul ‘Gus Nur si Kucing Buta’. Saat ini sudah dalam proses tim editor. Ditunggu saja kapan terbitnya ya. Good luck, Gus Nur! Meeooow

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 4 komentar

  • Citra says:

    Halo ongkel, halo mamih,,ditunggu yaah bukunya. Kiss kiss buat gus nul sama gus tin

  • inez says:

    Kucing saya yang buta juga baru hilang kemarin subuh… dicari-cari keliling kompleks belum ketemu. Kalau ada yang lihat kucing buta warna kuning-putih buntut panjang sedang umur 8 bulan di daerah Pekayon Jaya, Bekasi, tolong kabari saya. Terima kasih

  • Tinggalkan komentar

    Bagaimana menurut kamu?
    Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *