Kisah Inspiratif
0

Kisah Kucing Berkaki ‘Sumpit’

Kisah Kucing Berkaki ‘Sumpit’

Suatu hari di tengah terik matahari bulan Agustus 2015, lokasi di sisi stasiun kereta api Sudimara Jombang, Tangerang Selatan. Seekor kucing tampak teronggok lemah di dekat tempat pembakaran sampah.

Dengan sisa-sisa tenaga, si kucing berjalan ngesot mencari makanan di bekas bakaran. Mungkin dia tidak tahu, disitu tidak ada makanan. Yang ada hanya abu dan sisa-sisa plastik.

Tapi sepertinya itulah usaha terakhir yang bisa dilakukan si kucing malang. Dia tidak bisa berlari apalagi berburu, karena kaki kiri belakangnya kini serupa ‘sumpit’.

Tak tahu apa penyebab kakinya luka begitu parah, membusuk sampai tulangnya keluar. Mungkin dia korban tabrak lari seorang pengendara tak bertanggung jawab.

Tak usah ditanya bagaimana rasa sakit yang diderita kucing kurus itu. Membayangkan saja ngilunya sampai ke hati…

Beruntung kucing malang  itu bertemu dengan Ongkel Sarwoto. Seorang cat lover yang memang terkenal sering merescue kucing. Kebetulan sekali beliau sedang dalam perjalanan ke tempat baksos kucing di Ciputat.

Kucing itu kemudian diberi nama ‘Sumpit’, terinspirasi dari tulang kakinya yang keluar hingga nyaris seperti sebuah sumpit.

Sumpit dibawa ke lokasi baksos. Namun menurut dokter kondisi Sumpit benar-benar memprihatinkan.

“Saya, mbak Rennie dan dokter yang handle saat itu pesimis Sumpit mampu bertahan dengan kondisinya yang mengenaskan seperti itu. Prediksi dokter harapan hidup Sumpit dibawah 50%, kami pasrah, yang penting tindakan awal adalah mencoba menyelamatkan hidup Sumpit”, kata Ongkel Sarwoto.

“Kalau pun harus mati, setidaknya bukan di pinggir jalan ramai tapi nggak ada yang peduli.” Ungkap Ongkel Sarwoto lagi.

Sumpit saat direscue dan setelah sembuh.

Sumpit saat direscue dan setelah sembuh.

Tapi Tuhan memberikan jawaban lain. Sumpit masih diberikan umur panjang dan kesempatan hidup yang kedua. Sumpit berangsur membaik dan sembuh. Semua biaya pengobatan Sumpit ditanggung sepenuhnya oleh mbak Rennie, seorang cat lover teman Ongkel Sarwoto. Selalu ada jalan bagi yang tulus menolong 🙂

Sumpit kini tinggal bersama Ongkel Sarwoto. Semakin hari semakin sehat, cantik dan lincah. Meskipun ‘tripod’ (berkaki tiga), dia tetap aktif bahkan bisa meloncat dari tempat yang tinggi. Wow!

Sumpit minum susu bersama saudara-saudaranya. www.facebook.com/sarwoto.sar

Sumpit minum susu bersama saudara-saudaranya. www.facebook.com/sarwoto.sar

Menurut Ongkel Sarwoto, banyak cat lover yang jatuh hati pada Sumpit. Tapi dia tidak berniat mengadopsikan Sumpit.

“Banyak yang mau adopt Sumpit, tapi nggak aku kasih.” Kata Ongkel Sarwoto sambil tersenyum. Sumpit sudah terlanjur disayang oleh Babeh! 

Semoga panjang umur, sehat dan bahagia ya Sumpit dan Ongkel Sarwoto 🙂

Sumpit dan adiknya. www.facebook.com/sarwoto.sar

Sumpit dan adiknya. www.facebook.com/sarwoto.sar

 

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *