Berita
0

Kekurangan Kucing, Cat Cafe Ini Tutup Sementara

Kekurangan Kucing, Cat Cafe Ini Tutup Sementara

Sebuah Cat Cafe di Vancouver, Kanada terpaksa tutup untuk sementara karena kekurangan kucing. Ada apa dengan kucing-kucingnya?

Ternyata Cat Cafe bernama Catfé itu selain menjadi tempat yang menyenangkan untuk menikmati hidangan sambil bermain dengan kucing, mereka juga mengadopsikan kucing-kucing yang ada di cafe bagi yang berminat.

Dibuka pada Desember 2015, Catfé memadukan konsep kedai dengan pilihan adopsi bagi para pengunjungnya. Kucing-kucing berasal dari tempat pengayom hewan yang merescue kucing terlantar dan terbuang.

Respon masyarakat ternyata luar biasa. Terjadi demam adopsi kucing sejak awal Cat Cafe beroperasi. Bahkan Cat cafe sampai harus tutup untuk sementara karena semua kucing sudah mendapatkan rumah baru.

Pengumuman penutupan sementara cat cafe.

Pengumuman penutupan sementara cat cafe. (Sumber : Facebook /Catfé)

Seperti dikutip dari CBC News pada Rabu (06/01/2015), walaupun tidak menginginkan hal itu, wanita pemilik cat cafe yang bernama Michelle Furbacher menyadari kemungkinan tersebut,

“Aku berharap hal itu tidak terjadi, tapi mengetahui selalu ada kemungkinan tersebut.”

Sebetulnya ini bisa dipandang sebagai kisah sukses cat cafe. Kepopulerannya bahkan membuat orang harus memesan tempat beberapa minggu sebelumnya untuk mendapatkan salah satu dari 16 tempat di ‘cat lounge’. Sementara makanan dan minuman disajikan di tempat terpisah.

“Ternyata hal ini menjadi cara yang baik untuk mengadopsi atau melihat kucing yang ingin diadopsi. Lingkungannya hangat dan nyaman dengan kucing-kucing yang berkeliaran sehingga terlihat kepribadian aslinya,” kata Furbacher.

Suasana di cafe. (Foto : Megan Batchelor/CBC News)

Suasana di cafe. (Foto : Megan Batchelor/CBC News)

Tidak bisa dipungkiri, menurut Furbacher, kedainya merupakan model bisnis yang menantang.

“Kami tidak ingin tutup. Kami ingin kucing-kucing ini diadopsi sekaligus ada ruang untuk bercengkrama dengan kucing-kucing bahkan jika memang tidak merencanakan adopsi.”

Pemilik kafe memang tidak ingin kucing-kucing itu menetap di kafe. Dia ingin lebih banyak lagi orang yang mengadopsi kucing-kucing dari tempat penampungan kucing.

Dua ekor kucing yang tersisa pada Senin lalu seperti kewalahan menghadapi orang-orang sehingga sang pemilik menutup kafe untuk sementara sambil menunggu kedatangan kucing-kucing berikutnya dari tempat pengayom hewan. Rombongan berikut itu diharapkan tiba pada Kamis.

Musim libur dan keadaan cuaca telah memperlambat kedatangan kucing-kucing tambahan.

Ia merencanakan membuka kembali kafe tersebut pada Jumat, 8 Januari 2016. Selain itu, ia mengingatkan anggota masyarakat bahwa ada banyak kucing di sejumlah penampungan lain yang masih menunggu pemilik baru.

Wow, sepertinya ini bisa menjadi cara baru untuk menawarkan kucing adopsi bagi shelter atau tempat penampungan kucing yang jumlah kucingnya tiap hari makin bertambah bukan? Meoow 🙂

 

Sumber : http://bit.ly/1RrUkd7

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *