Berita
0

Apakah Kucing Paham Perasaan Manusia?

Apakah Kucing Paham Perasaan Manusia?

Jika Anda termasuk orang yang sering menggunakan internet, maka bersiaplah Anda akan menemukan banyak kucing lucu bertebaran di jagad maya. Hal ini menunjukkan manusia pada dasarnya menyukai kucing, meskipun mungkin tidak memeliharanya sendiri.

Fakta manusia menyukai kucing membuat kita bertanya, apakah kucing juga menyukai manusia? Sebab kalau dilihat dari wajahnya makhluk yang satu ini tampak angkuh dan tak peduli.

Moriah Galvan dan Jennifer Vonk dari Universitas Oakland di Rochester, Michigan, USA mempelajari 12 kucing dan pemilik mereka. Dari pengamatan mendalam itu mereka menemukan bukti kuat bahwa kucing sensitif dengan emosi manusia.

Keduanya mengetahui kucing memperlihatkan sikap berbeda ketika pemiliknya tersenyum atau mengernyit. Kucing sepertinya mampu mengetahui kapan manusia bahagia, marah atau bersedih.

Saat pemiliknya tersenyum, kucing-kucing itu cenderung memperlihatkan sikap ‘positif’ seperti mengeluarkan suara khas, menggesekkan badan, atau duduk pada pangkuan majikan masing-masing.

Ke-12 kucing itu juga tampak ingin menghabiskan waktu dengan pemilik mereka yang sedang good mod ketimbang saat bad mood.

Kucing ini terlihat sedang bahagia. Foto : internet

Kucing ini terlihat sedang bahagia. Foto : internet

Dalam kajian yang dipublikasikan di jurnal Animal Cognition itu, Galvan dan Vonk juga menggunakan pola berbeda yakni saat ke-12 kucing tersebut dihadapkan pada orang tak dikenal. Pada percobaan ini, mereka menunjukkan sikap positif yang sama, terlepas apakah orang tak dikenal itu tersenyum atau mengernyit.

Hasil percobaan mengindikasikan dua hal : kucing bisa membaca ekspresi muka manusia dan kucing mempelajari kemampuan ini dalam kurun waktu tertentu. Inilah bukti meyakinkan pertama bahwa kemampuan kucing dalam mengenali ekspresi manusia sama dengan kemampuan anjing.

Meski demikian, bukan berarti kucing bisa berempati. Amat mungkin kucing belajar untuk mengaitkan senyuman majikan mereka dengan hadiah. Sebab, faktanya pemilik kucing cenderung memanjakan peliharaannya saat mereka dalam mood yang baik.

“Apakah kucing benar-benar paham dan memberi perhatian kepada pemiliknya, manusia peduli dengan itu. Penelitian kami menunjukkan mereka mungkin tidak seacuh seperti yang kerap dituduhkan orang,” kata Vonk.

Kucing dan anjing, beda ekspresi. Foto : Flickr/ Hoangnam Nguyen

Kucing dan anjing, beda ekspresi. Foto : Flickr/ Hoangnam Nguyen

Perilaku kucing ini amat berbeda dengan tingkah anjing yang memberi respons berbeda saat dihadapkan pada ekspresi sedih atau marah pemiliknya. Pada kajian yang dilakukan 2011 lalu, anjing akan jelas-jelas menghindari seseorang yang terlihat marah.

Perbedaan respons anjing dan kucing pada emosi manusia dapat dilacak hingga ke era prasejarah.

Spesies anjing telah dijinakkan manusia sejak puluhan ribu tahun lalu. Kajian genetika pada 2015 lalu mengindikasikan bahwa proses itu dimulai 30.000 tahun lalu. Sebaliknya, kucing mulai dijinakkan sekitar 10.000 tahun lalu, kemungkinan bermula dari Timur Tengah.

Bagaimana dengan kucing kesayangan cat lover di rumah? Apakah dia mengerti perasaan Anda? Meoow.

 

Sumber : BBC http://bbc.in/1ZmM2t5

 

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *