Berita
0

Sayang Kucing? Stop Merokok

Sayang Kucing? Stop Merokok

Merokok selain membahayakan diri sendiri berakibat buruk juga bagi lingkungan tempat tinggal. Asap rokok yang mencemari udara tidak hanya berdampak negatif bagi manusia namun ke hewan peliharaan pula.

Sebuah penelitian dari University of Glasgow mengungkap dampak nyata akibat tinggal serumah  dengan perokok bagi hewan peliharaan, yaitu berakibat kerusakan sel, penambahan berat badan hingga memicu sejumlah kanker.

Yang mengejutkan, kucing merupakan binatang yang paling terdampak oleh rokok dibanding hewan peliharaan lainnya.

“Anjing mungkin masih bisa mentolerir asap dari perokok, tetapi kucing lebih dirugikan,” ungkap peneliti Clare Knottenbelt seperti dikutip dari news.com.au, Minggu (3/1/2016).

Kucing mempunyai kebiasaan grooming, yakni menjilati atau membersihkan bulu-bulunya sendiri. Menurut Clare, kebiasaan ini menambah banyaknya volume asap maupun residu pembakaran rokok yang masuk ke dalam tubuhnya.

“Dampaknya tetap signifikan meski kucing sering keluar rumah,” tambahnya.

Bahkan ketika pemiliknya mengurangi konsumsi rokoknya menjadi kurang dari 10 batang sehari, kadar nikotin yang terpapar pada hewan peliharaannya tetap lebih tinggi ketimbang kucing yang tidak serumah dengan perokok.

Tak hanya kucing, dari hasil pemeriksaan terhadap testis anjing yang sudah disterilisasi, ditemukan adanya sebuah gen yang berfungsi sebagai penanda kerusakan sel, terutama pada anjing yang tinggal dengan perokok.

Sayang kucing dan ingin menjaga kesehatan? Yuk berhenti merokok. Meoow!

 

Sumber : Detik http://bit.ly/1MOSNaP

Image : www.pets4homes.co.uk

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *