Fakta Kucing
2

Jenis Daging Yang Cocok Untuk Raw Food Diet Kucing

Jenis Daging Yang Cocok Untuk Raw Food Diet Kucing

Ingin memberikan raw food diet pada si meong namun masih bingung daging apa yang cocok untuknya? Berikut ini jenis-jenis daging yang cocok untuk kucing yang makan raw.

Pertama, tentunya harus dipastikan bahwa daging yang akan kita berikan untuk anak-anak kaki 4 adalah daging yang segar, tidak berbau atau berwarna aneh, tidak busuk, dan bersih.

Idealnya kalau kita bisa makan, tentunya si Meong juga bisa makan. Daging ayam, sapi, kambing, bebek, kerbau semua bisa diberikan ke kucing.

Kalau ragu dengan kebersihan daging yang akan diberikan, boleh disiram air mendidih atau dibekukan selama 2 minggu karena bakteri dan parasit biasanya mati dalam suhu beku.

thinkstock_rf_photo_of_cat_sitting_at_table

Image : thinkstock_rf_photo_of_cat_sitting_at_table

Bagaimana dengan ikan? Ikan tidak disarankan untuk diberikan kepada kucing, karena alasan-alasan berikut ini.

1. Kucing bisa kecanduan ikan tuna. Jika si Meong hanya makan tuna, dapat dipastikan akan mengalami malnutrisi karena tuna tidak mengandung cukup gizi bagi kucing. Selain itu konsumsi tuna yang terlalu banyak akan mengakibatkan keracunan merkuri yang tentunya akan membahayakan kucing Anda.

2. Daging ikan menghancurkan thiamine yang dibutuhkan oleh tubuh kucing. Kekurangan thiamine dapat menimbulkan masalah syaraf bagi kucing Anda, sehingga sebaiknya hindari pemberian ikan bagi kucing Anda.

Oh ya, biarpun kucing secara alami berburu tikus dan hewan-hewan kecil, kami sangat tidak menyarankan memberi pakan tikus atau hewan-hewan kecil lain untuk alasan kesehatan atau kebersihan.

Hmmm … kalau begitu jadi mahal dong? Jangan salah, raw feeding tidak selalu berarti mahal, karena kucing cuma butuh makanan sebanyak 2 sampai 3 persen berat idealnya.

Jadi misalnya kucing Anda beratnya 5 kilo tapi harus diet karena kegemukan, cek berat idealnya (misalnya 3 kg) dan kalikan 3 persen. Total 1 hari si Meong cuma perlu makan 90 gram! Satu hari lho, bukan satu kali makan.

Selain itu dengan menggunakan raw food, kotoran si meong akan jauh lebih kecil, padat dan baunya tidak menyengat. Artinya penggunaan pasir bisa dihemat.

Kalau si meong makan raw, yang bebas pengawet dan perasa, mereka juga akan lebih sehat dan akhirnya akan makin jarang sakit. Lebih hemat bukan?

Pada artikel berikutnya kita akan bahas mengenai bagaimana mengatur porsi makan si Meong dan cara memperkenalkan raw food ke anak-anak kaki empat. Ditunggu ya!

Jangan lupa, kalau ada pertanyaan bisa langsung menghubungi SAVVY PET BAKERY & PETCAFE lho di :

IG: @savvypet_hotel

FB: Savvy Pet Hotel

Line: @wrv7025t (pakai @ ya)

Email: [email protected]

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 2 komentar

  • […] Daging yang Cocok untuk Raw Food http://meowmagz.com/2016/04/jenis-daging-yang-cocok-untuk-raw-food-diet-kucing/ […]

  • Tinggalkan komentar

    Bagaimana menurut kamu?
    Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *