Tips and Tricks
0

Bagaimana Memisahkan Dua Kucing yang Berkelahi?

Bagaimana Memisahkan Dua Kucing yang Berkelahi?

Perkelahian antar sesamanya merupakan sifat alami bawaan kucing. Jangan lupa, mereka adalah sekumpulan petarung yang bertaring dan bercakar tajam. Tubuh mereka didesain untuk siap bertempur kapan saja. Lalu bagaimana caranya jika hendak memisahkan dua kucing yang sedang berkelahi?

Memahami alasan kenapa kucing berkelahi merupakan kunci untuk bisa menghentikan aksi brutal mereka. Sedangkan kebiasaan kucing sangat komplek. Pahami dulu penyebabnya, baru tentukan cara yang tepat untuk merukunkan mereka kembali.

Pengaruh Hormon

Kucing jantan yang baru beranjak dewasa paling sering terlibat dalam perkelahian. Saat mencapai usia antara 2 sampai 4 tahun mereka ingin menunjukkan eksistensinya dan mengklaim wilayah teritorialnya pada kucing lain.

Salah satu ciri khasnya dengan spraying atau kencing di sembarang tempat. Mereka sedang menandai areanya. Solusinya adalah dengan mensteril (spay/neuter) mereka.

Jika Anda sudah mensterilnya namun kelakuan spraying dan agresinya masih berlanjut, maka produk-produk parfum ruangan yang berefek menenangkan untuk kucing seperti Feliway dapat Anda pakai.

girl-1209225_1280

Image : Pixabay

Kehadiran Kucing Baru

Ketika Anda membawa pulang kucing baru ke rumah, maka hal itu dirasa sebagai ancaman bagi kucing senior. Sebagian kucing akan bereaksi berlebihan seperti hissing (mendesis) dan memulai perkelahian. Bagi mereka, bau kucing baru seperti bau alien yang berbahaya!

Cara membuat rumah Anda tentram kembali adalah dengan ‘mencampur’ bau mereka. Secara bergantian belai kucing senior kemudian kucing baru. Anda dapat juga menggunakan kain yang sama saat membelai mereka. Bau yang sudah tercampur membuat mereka merasa satu ‘species’.

Lakukan hal ini setiap hari. Dalam beberapa minggu, kucing-kucing tersebut sudah dapat bermain bahkan tidur bersama.

Hei, Aku Cemburu! 

Jika Anda memiliki banyak kucing di rumah, maka usahakan memberikan perhatian yang sama pada mereka. Perhatian yang berlebihan pada salah satu kucing membuat kucing lainnya merasa cemburu. Akibatnya mereka mulai membuat ulah.

Gendong, sapa dan belai semua kucing setiap harinya. Meski hanya beberapa menit, itu sudah cukup bagi kucing. Merasa kembali diperhatikan dan disayang, mereka akan tenang dan jadi anak baik lagi. Sama seperti manusia bukan?

Wilayah Kekuasaan

Kucing terlahir sebagai penguasa, walau itu hanya seluas sebuah kursi atau catbed mungil. Mereka penjaga wilayah yang ‘galak’. Jika ada kucing lain yang mencoba merebut, apalagi kucing baru, tak ada kata kompromi. Kelahi satu-satunya jalan.

Sediakan banyak tempat untuk kucing bersantai dan menjadi spot favoritnya. Membuat rak bertingkat di dinding juga akan sangat membantu.

Image : Pixabay

Image : Pixabay

Masih Juga Nakal? Masuk Penjara!

Sudah banyak cara dicoba, namun para kucing masih juga sibuk berkelahi? Waktunya menggunakan cara yang sedikit lebih keras.

Masukkan kucing yang sering memicu perkelahian ke dalam kandang atau kamar terpisah. Biarkan si trouble maker merenungi kesalahannya.

Yang perlu diingat, gunakan kandang yang cukup luas, supaya catbed dan makanan serta minuman bisa ikut dimasukkan. Jangan gunakan carrier. Karena meski si kucing sekarang jadi penghuni ‘penjara’, toh dia tetap kucing kesayangan Anda. Hukuman hanya untuk mendisiplinkannya.

Saat kucing sudah mulai tenang, keluarkan dia dari kandang. Cobalah untuk mengajaknya bersosialisasi kembali dengan kucing lain. Jika dia mengulangi kenakalannya, maka masukkan kandang lagi. Setelah beberapa minggu atau bulan, semoga si kucing bandel jadi kucing baik lagi.

Gunakan Alat/Bahan Tak Berbahaya 

Meski semua trik sudah dicoba, saat-saat tertentu mungkin Anda perlu langsung memisahkan dua kucing yang sedang berkelahi supaya tidak saling melukai.

Jangan gunakan tangan kosong. Bisa-bisa tangan Anda jadi sasaran cakaran dan gigitan yang sangat menyakitkan.

Gunakan pistol air, atau percikan air. Sebagian besar kucing takut air, spontan mereka akan berhenti berkelahi.

Anda juga dapat membuat bunyi-bunyian yang cukup keras, seperti tepukan tangan atau pukulan panci. Kagetkan kucing, maka sejenak dia akan lupa dengan perkelahiannya.

Terakhir, jangan pukul kucing dengan sapu, kayu atau benda-benda keras lain. Mungkin mereka berhenti saat dipukul, namun perilaku agresifnya justru akan semakin bertambah karena mereka merasa tersakiti. Jika kucing disakiti, rasa kepercayaanya akan hilang. Kucing menjadi susah didekati dan selalu menghindar.

Dengan memahami bagaimana karakter dan kebiasaan kucing, maka masalah dapat diselesaikan. Rumah Anda pun akan kembali tenang dan damai setelah beberapa minggu, atau beberapa bulan kemudian. Yang sabar ya! Meooow.

 

Image : Pixabay

 

Baca juga :

Begini Cara Menurunkan Kucing dari Pohon http://meowmagz.com/2016/05/begini-cara-menurunkan-kucing-dari-pohon/

Kebiasaan Unik Kucing dan Penjelasan Ilmiahnya http://meowmagz.com/2015/06/kebiasaan-unik-kucing-dan-penjelasan-ilmiahnya/

Mengapa Kucing Aktif Saat Malam Hari http://meowmagz.com/2016/04/mengapa-kucing-aktif-saat-malam-hari/

 

 

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *