Berita
0

Botcats Indonesia, Yang Muda Yang Berkarya dan Peduli Lingkungan

Botcats Indonesia, Yang Muda Yang Berkarya dan Peduli Lingkungan

Usia mereka masih sangat muda-muda, namun mereka punya mimpi yang besar. Mereka juga memiliki kepedulian pada lingkungan hidup disekitarnya yang diwujudkan dalam bentuk karya kreatif dan modern. Anak-anak muda inilah yang ada dibalik Botcats Indonesia.

Menurut Ahmad Safrizal, Founder sekaligus CEO Planbots, komunitas Planbots terbentuk karena mereka mempunyai misi besar yang sama yaitu untuk mengedukasi masyarakat untuk menyelamatkan lingkungan khususnya dari sampah plastik di Indonesia.

“Botcats adalah project pertama kami yaitu mengedukasi masyarakat mengenai limbah plastik dengan cara pendekatan melalui kepedulian terhadap hewan, salah satunya kucing. Kenapa kucing ? karena kucing telah sangat dekat dengan manusia.” Kata Ahmad Safrizal pada MeowMagz.

Personil Planbots saat ini masih berstatus sebagai mahasiswa di IPB. Mereka dari berbagai departemen, yaitu Kedokteran Hewan, Teknik Mesin Biosistem, Ekonomi, Peternakan, Statistika dan Pertanian.

“Personil kami semester 4, 6, dan 8 yaitu angkatan 51, 50, dan 49.” Jelas Safrizal.

Para personel Botcats. Dok : Ahmad Safrizal

Para personel Botcats. Dok : Ahmad Safrizal

Mesin Botcats bekerja otomatis mengeluarkan makanan kucing saat orang memasukkan sampah botol plastik kedalamnya. Tentu hal ini akan efektif mengurangi sampah plastik.

Kucing liar yang hidup di jalanan juga akan mendapatkan makanan yang lebih layak. Selama ini kucing jalanan Indonesia sebagian besar memperoleh makanan hanya dari sisa makanan manusia dan dari tempat sampah.

Apakah para personil Planbots juga penyayang kucing?

“Beberapa dari kami adalah penyayang binatang, beberapa juga Catlovers maupun Doglovers.” Ahmad Safrizal menambahkan.

Tanggapan masyarakat begitu antusias pada Botcats, banyak yang berharap mesin Botcats dapat segera beroperasi.

“Kami mentargetkan realisasi Planbots untuk Botcats terlaksana di akhir tahun berhubung proses standarisasi maupun pengujian alat menyita waktu sekitar 3-4 bulan.”

Sosialisasi Botcats di acara VetVaganza IPB. Dok : Ahmad Safrizal

Sosialisasi Botcats di acara VetVaganza IPB. Dok : Ahmad Safrizal

Berdonasi Untuk Hewan Terlantar dengan Cara Aman

Team Planbots tampaknya telah memikirkan sistem yang aman dan modern bagaimana nantinya vending machine pakan kucing itu bekerja. Mereka membuat sistem yang disebut QR-Code.

“QR-Code akan terhubung dengan website yang akan kami buat, dalam website tersebut kita bisa melakukan donasi untuk pengisian pakan kucing pada mesin Botcats.”

“Selain itu website tersebut juga akan menjadi induk (penampung) komunitas dan organisasi hewan di Indonesia. Sehingga siapapun dapat berdonasi untuk menyelamatkan hewan dengan posting yang diupload para organisasi maupun komunitas peduli hewan.” Papar Ahamd Safrizal.

Jadi nantinya makanan untuk kucing yang berupa dry food (makanan kering) diperoleh dari penjualan botol plastik dalam mesin maupun sumbangan masyarakat via web. Harapannya mesin Botcats akan selalu terisi oleh makanan kucing.

Catbots Indonesia.

Cara kerja Catbots. Sumber : Planbots.com

Untuk faktor keamanan bekerjanya sistem Catbots, komunitas maupun organisasi hanya akan memiliki satu akun yang bisa digunakan. Dan tidak sembarangan individu bisa memiliki akun tersebut.

“Botcats hanya dikelola oleh oknum/badan bertanggung jawab seperti komunitas maupun organisasi pecinta hewan.”

Catbots tampaknya memberikan harapan yang indah bagi kucing jalanan Indonesia. Komunitas cat lovers yang selama ini peduli dengan kesejahteraan makhluk yang paling akrab dengan manusia itu juga dapat menggunakan metode baru dalam berdonasi yang lebih aman dan terpercaya.

13418737_298065113869630_5874277374096030891_n

Teknologi Catbots. Sumber : Planbots.com

Namun, masih ada kendala dalam merealisasikan Catbots ini.

“Kendala yang masih ada saat ini adalah biaya pembuatan mesinnya untuk tahap awal (7 buah) yang akan kami sebar di Jabodetabek. Karena itu kita sangat membutuhkan dana untuk pengembangan alat. Biaya tiap mesin sekitar 6-7 juta.”

“Untuk itu kami sedang menggalang dana di https://kitabisa.com/botcatsuntukkucing.”

Ahmad Safrizal juga mengatakan, selain project Catbots yang ditujukan untuk kucing, kedepan Planbots juga memiliki project lain yang pada prinsipnya sama, yaitu “all can be paid with plastic bottles.” 

Menarik dan menjanjikan sekali bukan?

Tonton video Botcats Indonesia yang keren di bawah ini :

 

Baca juga :

Planet Satwa, Edukasi Satwa Sejak Usia Dini http://meowmagz.com/2015/09/planet-satwa-edukasi-satwa-sejak-usia-dini/

Onty Qory Peduli Kucing : Demi Kucing Kita Harus Peduli http://meowmagz.com/2015/09/onty-qori-peduli-kucing-demi-kucing-kita-harus-peduli/

Baksos Steril 100 Kucing Jantan di Universitas Brawijaya http://meowmagz.com/2016/02/baksos-steril-100-kucing-jantan-di-universitas-brawijaya/

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *