kesehatan
0

Hati-Hati, Sembelit Kronis Pada Kucing Bisa Menyebabkan Mega Colon

Hati-Hati, Sembelit Kronis Pada Kucing Bisa Menyebabkan Mega Colon

Berhati-hatilah jika kucing kesayangan punya kebiasaan berhari-hari tidak buang air besar dan sering sembelit. Sembelit kronis (obstipasi) bisa berakibat fatal, yakni mega colon.

Tompa, kucing jantan tampan kesayangan onty Nanik terlihat sangat kesakitan tiap kali hendak pup. Dia bolak-balik ke tempat litter box-nya, namun tetap tak dapat mengeluarkan fesesnya. Sudah berhari-hari dia tidak bisa buang air besar ..

Kemudian diketahui Tompa terkena mega colon. Penyebabnya karena Tompa pernah tertabrak motor yang berakibat tulang belakangnya mengalami kelainan. Harus dilakukan tindakan medis dan perawatan jangka panjang yang tidak mudah untuk mengobati sakit yang dideritanya.

Tapi Tompa kucing yang hebat. Berkali-kali dia terkena mega colon dan dapat bertahan hingga sekarang.

Lewat bukunya, ‘Tompa & Jeany Sahabat Kita’, onty Nanik berbagi pengalaman bagaimana mereka berjuang bersama menghadapi mega colon. 

Tompa & Jeany Sahabat Istimewa_cover

Tentu kita jadi bertanya, apa itu mega colon?

Mega colon merupakan penyakit tidak adanya sel – sel ganglion dalam rectum atau bagian rektosigmoid colon. Dan ketidak-adaan ini menimbulkan keabnormalan atau tidak adanya peristaltik serta tidak adanya evakuasi usus spontan. (Betz, Cecily & Sowden : 2000)

Colon berfungsi menyerap air dan elektrolit feses (tinja), kemudian disimpan sementara sebelum akhirnya dikeluarkan. Akibat jika terlalu lama ditimbun, feses menjadi keras, kering dan menggumpal. Sedangkan colon semakin meregang dan kehilangan elastisitasnya hingga tak berfungsi lagi seperti semula.

Feses kering yang terlalu lama disimpan usus besar juga berbahaya, karena menimbulkan bakteri yang berlebihan dan mengeluarkan racun.

Bagaimana caranya mengenali mega colon? Berikut ini beberapa gejala-gejalanya.

  • Perut kucing besar dan jika diraba terasa keras
  • Meski perutnya buncit, kucing justru kurus
  • Kucing mengalami dehidrasi parah
  • Sering mengejan tapi tidak bisa mengeluarkan feses
  • Terkadang keluar sedikit lendir dan darah saat mengejan
  • Hewan tidak mau makan dan lesu.
  • Bulu kusam dan mengumpul, pertanda kucing sedang sakit

Lalu, apa saja yang menyebabkan mega colon?

Mega colon terjadi lantaran diet makanan yang kurang serat atau hewan kurang berolahraga. Terdapatnya gumpalan bulu, tulang, atau tumor juga dapat menyebabkan terjadinya sakit ini.

Selain itu, mega colon dapat pula disebabkan karena faktor keturunan, gangguan syaraf atau kelainan tulang pada daerah pelvis. 

Kucing atau anjing yang diduga menderita mega colon harus segera dibawa ke dokter hewan.

Dokter akan melakukan serangkaian tindakan medis untuk mengeluarkan feses yang mengeras. Biasanya kombinasi pemberian obat, enema (pemberian obat melalui anus), pengeluaran feses secara manual maupun dengan alat serta terapi akupuntur.

Jika timbunan di colon sudah terlanjur sangat banyak dan mengeras, maka akan dilakukan tindakan operasi enterotomy (penyayatan usus) atau enterectomy (pemotongan usus besar).

Meski timbunan feses sudah berhasil dikeluarkan, namun usus yang melebar tidak dapat kembali pulih seperti semula. Kucing atau anjing yang pernah menderita mega colon harus terus diawasi. Mereka hanya boleh memakan jenis dan bentuk makanan tertentu (seperti makanan yang harus dihaluskan) supaya tidak terjadi lagi kasus serupa.

Semoga bermanfaat!

 

Baca juga :

Tompa & Jeany Sahabat Istimewa http://meowmagz.com/2016/04/ini-dia-tompa-dan-jeany-sahabat-kita/

Konstipasi, Susah Buang Air Besar Pada Kucing http://meowmagz.com/2015/10/konstipasi-susah-buang-air-besar-pada-kucing/

5 Obat Alami Toksoplasma http://meowmagz.com/2015/03/5-obat-alami-toksoplasma/

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *