Fakta Kucing
0

6 Keterampilan Hidup yang Diajarkan Induk Kucing pada Anak-Anaknya

6 Keterampilan Hidup yang Diajarkan Induk Kucing pada Anak-Anaknya

Sebagian pemilik kucing mungkin beranggapan, semakin cepat anak kucing dipisahkan dari induknya makin bagus. Ini adalah pemikiran yang keliru. Induk kucing membutuhkan waktu yang cukup untuk mengajari hal-hal penting pada anaknya.

Jika ingin mengadopsikan anak kucing, tunggulah setelah anak kucing berusia minimal 12 minggu (sekitar 3 bulan) dan selesai masa menyusunya. Di usia tersebut anak kucing sudah bisa hidup mandiri, lebih dari itu mereka  telah mendapatkan kekebalan tubuh yang cukup dari air susu induk.

Induk kucing, seperti juga hewan-hewan lain mempunyai insting untuk melindungi anak-anaknya. Induk kucing melindungi anaknya antara lain dengan melatih bermacam keterampilan yang berguna supaya anaknya mampu bertahan hidup.

Setidaknya ada 6 keterampilan dasar penting yang diajarkan oleh induk kucing.

Keamanan

Ibu meong mengajari anaknya bagaimana mengamankan diri ketika menghadapi bermacam situasi, semisal waspada pada orang asing atau ketika bertemu anjing. Mereka diajari untuk selalu berhati-hati dan pintar mencari cara menyelamatkan diri, termasuk lari bersembunyi saat ada ancaman datang.

Berburu makanan
Perburuan merupakan salah satu naluri yang melekat pada kucing, yang berarti bahwa semua anak kucing lahir dengan insting untuk berburu. Ibu kucing mengajarkan anak-anaknya bagaimana caranya menjadi pemburu yang handal, dimana tempat mencari mangsa potensial, dan bagaimana trik-trik jitu mendapatkan mangsa.

Sering kita melihat ibu meong membawakan mangsa yang masih hidup untuk anak-anaknya yang masih kecil. Saat itulah pelajaran berburu makanan sedang berlangsung. Anak-anak kucing diberitahu apa yang harus mereka lakukan ketika bertemu dengan mangsa.

 

Baca juga :

Tanda-Tanda Kucing Sedang Hamil http://meowmagz.com/2015/05/tanda-tanda-kucing-sedang-hamil/

Seberapa Cepat Anak Kucing Tumbuh Dewasa http://meowmagz.com/2015/10/seberapa-cepat-anak-kucing-tumbuh-dewasa/

Cara Merawat Bayi Kucing Tanpa Induk http://meowmagz.com/2015/06/cara-merawat-bayi-kucing-tanpa-induk/

 

Jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan

Tidak hanya mengajarkan caranya mendapatkan makanan, ibu meong juga mengajarkan jenis-jenis benda dan makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan. Anak kucing yang belum tahu akan mencoba memakan apa saja. Induk kucing akan mengambil atau menggigit anaknya dan menjauhkannya dari benda yang berbahaya.

Toilet training

Saat anak-anak masih bayi, ibu meong akan menjilati bahkan memakan kotoran anaknya. Setelah cukup besar, ibu meong akan mengajari anaknya cara membuang kotoran di pasir dan menutupnya kembali. Beruntunglah anak-anak kucing yang dirawat induknya sendiri, dari kecil mereka sudah diajari menjaga kebersihan.

Cara berinteraksi

Sebagai hewan teritorial, kucing sangat menjaga ruang kekuasaannya. Jika menemukan kucing lain yang masuk ke wilayahnya seringkali mereka berkelahi, namun kemudian saling jaga jika sudah kenal. Sebaliknya dengan manusia, kucing mudah mengenali manusia yang ‘baik’ dan bersikap manis di depannya untuk menarik perhatian.

Mengenal batasan kekuatan diri

Gigi dan kuku kucing saat kecil sangatlah tajam, jika tidak berhati-hati bisa mengakibatkan luka yang menyakitkan. Induk kucing mengajari anaknya batasan menggunakan kekuatannya itu. Anak kucing menjadi tahu bagaimana bermain cakar dengan aman, dan bagaimana harus menggunakan cakar dengan kekuatan penuh saat menghadapi musuh.

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *