Berita
0

Ayo Mengenal Sejarah Macan Siliwangi!

Ayo Mengenal Sejarah Macan Siliwangi!

Belum lama ini netizen ramai membahas patung  macan loreng yang berada di Koramil Cisewu. Patung macan tersebut dinilai lucu karena memiliki ukuran mulut yang lebih lebar. Sepintas mirip seperti macan yang sedang tertawa.

Atas perintah Pangdam Siliwangi Mayjen M Herindra, kini patung itu sudah dibongkar dan akan dibuatkan lagi yang baru.

Bukan tanpa alasan perintah membongkar patung lucu tersebut. Kodam III/Siliwangi memang tidak sembarang memakai logo dan membuat patung kucing besar yang biasa disebut Maung.

Macan Siliwangi memiliki sejarah yang panjang dan penuh dengan nilai kearifan lokal. Ayo, kita mengenal sejarah macan Siliwangi!

Patung macan lucu di Koramil Cisewu.

Dikutip dari situs resmi Kodam III/Siliwangi, sejarah perjuangan Kodam III/Siliwangi tidak lepas dari peran serta masyarakat Jawa Barat sehingga melahirkan motto ‘Siliwangi adalah rakyat Jawa Barat, rakyat Jawa Barat adalah Siliwangi’. Makna motto tersebut ditinjau dari budaya masyarakat Jawa Barat.

Dibentuknya Kodam III/Siliwangi sendiri berawal dari maklumat pemerintah RI mengenai pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada tanggal 5 Oktober 1945. Di Jawa Barat, awalnya dibentuk Komandemen I TKR yang membawahi 3 divisi, hingga pada tanggal 20 Mei 1946 ketiga divisi tersebut dilebur menjadi ‘Divisi Siliwangi’ yang dipimpin Kolonel Abdul Haris Nasution dan bermarkas di Tasikmalaya. Momentum inilah yang dijadikan titik tolak hari jadi Kodam III/Siliwangi.

Siliwangi bermakna ‘Silih mewangikan’ untuk Silih Asih, Silih Asah dan Silih Asuh.

Nama Siliwangi sendiri merupakan nama mitologi yang dikaitkan dengan Prabu Siliwangi yang mahsyur serta kepiawaiannya dalam mengelola pemerintahan tanah Sunda.

Ilustrasi Prabu Siliwangi.

Sementara itu, logo Siliwangi yang digunakan prajurit Siliwangi merupakan karya pelukis Barli Sasmitawinata. Sejarahnya di mana pada perang kemerdekaan RI tahun 1945-1950, Panglima Divisi Siliwangi Kolonel Abdul Haris Nasution menginstruksikan Mayor Lubis mencari pelukis untuk mendesain logo Siliwangi.

Barli, yang ditugasi Abdul Haris Nasution, membuat tiga sketsa dan salah satu sketsanya dipilih untuk dijadikan logo Siliwangi. Pada sketsa terakhir, logo yang digunakan adalah gambar kepala macan dengan dasar kuning, terdapat tanda bintang di atas kepala macan, dan di bagian bawah terdapat tulisan ‘SLW’ berwarna merah dan logo berbentuk lingkaran.

Logo Divisi Siliwangi karya pelukis Barli Foto: Dok. Kodam III/Siliwangi

Logo Siliwangi dijahit oleh penjahit keturunan Cina yang bernama Emay pemilik ‘Emay Tailor’ di Jalan Stasiun No 29 Tasikmalaya.

Simbol macan menjadi kebanggaan masyarakat sunda. Tak hanya di kalangan militer, banyak hal yang berhubungan dengan masyarakat Sunda sering dikaitkan dengan simbol macan. Misalnya saja ada daerah bernama Cimacan hingga julukan untuk klub sepakbola Persib yang terkenal dengan sebutan ‘Maung Bandung’.

 

Sumber : detikcom http://bit.ly/2nzFqXs

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *