Fakta Kucing
0

Menjaga Kehamilan dari Toksoplasma, Tips dari Maoma Ariefiona (Peduli Kucing)

Menjaga Kehamilan dari Toksoplasma, Tips dari Maoma Ariefiona (Peduli Kucing)

Mempersiapkan kehamilan dengan baik sangat penting dilakukan oleh calon bunda, termasuk bagi para pecinta kucing. Hidup berdekatan dengan kucing memerlukan persiapan khusus supaya kehamilan berjalan lancar dan bayi lahir dengan sehat.

Saat merencanakan kehamilan, sedang mengandung dan kemudian merawat bayi yang baru lahir, para pemilik kucing memang harus lebih berhati-hati. Tujuannya supaya semua sehat dan selamat.

Menjawab pertanyaan bagaimana menjaga kehamilan supaya terhindar dari parasit toksoplasma, Meowmagz bertanya pada ‘Maoma’ Ariefiona Meirio dari komunitas Peduli Kucing.

Maoma Ariefiona dan suami telah dikaruniai seorang bayi yang sehat dan lucu bernama Aiden. Kini usianya sudah 7 bulan.

Aiden memiliki banyak kakak berbulu di rumahnya, salah satunya yang terkenal adalah si hitam ‘Buntil’ alias Paul Gilbert Lalabobo.

Maoma saat hamil Aiden. (Foto : Istimewa)

Melakukan Test TORCH

Menurut Maoma Ariefiona, sebelum merencanakan kehamilan sebaiknya bunda melakukan test TORCH untuk berjaga-jaga. Atau lakukan test ini saat usia kehamilan baru masuk trisemester pertama.

“Kalau ada yang khawatir tentang toxo dan mau ambil tes, sebaiknya dilakukan di trisemester pertama. Karena lewat dari itu nggak ada gunanya lagi. Biasanya memang rentannya di 3 bulan pertama. Rentan kemungkinan keguguran. Lewat dari itu biasanya nggak apa-apa sih. Pernah baca ada yang bilang, nggak ada gunanya kalo tes setelah 3 bulan.”

Minta orang lain untuk mengurus litter box kucing 

Toksoplasma yang berasal dari kucing ditularkan dari tinja kucing. Sebisa mungkin saat bunda hamil, minta orang lain untuk membersihkan litter box kucing.

Jika terpaksa harus membersihkan litter box sendiri, gunakan sarung tangan dan masker.

“Kalau memang mesti beberes (sendiri), pakai sarung tangan dan masker hidung yang disposable. Jangan lupa cuci tangan pakai sabun antiseptik setelah bebersih.”

Hindari tokso dengan memilih makanan sehat

Toksoplasma ditularkan tidak hanya dari kucing, justru yang lebih perlu diwaspadai berasal dari makanan.

“Hindari makanan yang setengah matang atau bakar-bakaran dan sayur lalap-lalapan. Kalo kena tokso dari makanan kan nggak enak sama pasukan kaki empat. Nanti (kucing) dituduh lagi.”

Ya, kucing sering dituduh sebagai penyebab kehamilan yang bermasalah, padahal penyebabnya belum tentu dari si meong. Bunda juga harus berhati-hati memilih makanan yang akan dikonsumsi.

Baby Aiden dan salah satu kakak berbulunya. (Foto : Istimewa)

Selama hamil dan kemudian merawat Aiden, Maoma tetap berinteraksi dengan kucing. Meski begitu, penyayang kucing yang aktif di berbagai kegiatan komunitas pecinta kucing ini selalu berhati-hati dan membuat ‘jarak aman’ dengan kucing.

“Kalau bisa selalu stok semprotan anti septik. Taruh di beberapa tempat. Jadi tiap habis elus-elus yang mengeong atau melakukan aktivitas macem-macem, sebelum pegang bayi, semprotin anti septik atau cuci tangan pakai sabun anti septik. Karena bayi kan masih rentan. Dirumah juga roller (pembersih bulu) ditaruh di beberapa tempat. Biar gampang roller-roller (membersihkan bulu) pas mau duduk.”

Demikian tips hamil dan merawat bayi dari Maoma Ariefiona. Semoga bermanfaat buat bunda-bunda penyayang kucing. Meooow! (sku/fs)

 

 

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Admin

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *