Berita
0

Keren Banget! Video Langka Kucing Pasir di Gurun Sahara, Maroko

Keren Banget! Video Langka Kucing Pasir di Gurun Sahara, Maroko

Pada bulan April 2017, tim peneliti dari Panthera merekam tiga anak kucing pasir di semak-semak Gurun Sahara, Maroko. Video tersebut diyakini sebagai dokumentasi pertama yang berhasil dibuat dari spesies Felis margarita atau kucing pasir di habitat aslinya.

“Kami yakin ini adalah pertama kalinya peneliti mendokumentasikan anak kucing pasir liar di wilayah alami mereka di Afrika,” tulis Grégory Breton, Managing Director Panthera France dalam blog resmi Panthera.

Rekaman video tersebut kemudian diunggah oleh tim peneliti ke Youtube pada 17 September lalu.

Grégory Breton juga menjelaskan, berdasarkan pengalaman para peneliti dengan kucing pasir di penangkaran, mereka memperkIrakan bahwa ketiga anak kucing tersebut berumur enam sampai delapan minggu. Ukuran tubuh ketiganya terlalu kecil, sehingga tidak memungkinkan dipasang kalung pelacak.

Namun saat hendak meninggalkan anak-anak kucing tersebut, tim peneliti melihat kucing pasir betina dewasa dan akhirnya memasang kalung pelacak ke kucing tersebut. Tim peneliti menduga, kucing dewasa tersebut merupakan induk dari ketiga anak kucing yang ditemukan sebelumnya.

“Jika kami dapat mengumpulkan rekaman video tentang kucing tersebut dan mengikutinya dalam jangka waktu lama, kami dapat mengumpulkan data mengenai siklus reproduksi alami dan penyebaran keturunan spesies ini di alam liar—semua topik yang belum pernah didokumentasikan sebelumnya,” tulis Breton.

Kucing pasir (Felis margarita) merupakan spesies dalam famili Felidae yang hanya ditemukan di padang pasir. Kucing ini relatif bertubuh kecil dan gempal, dengan kaki pendek, ekor panjang, dan telinga lebar dan runcing.

Habibat asli kucing pasir terdapat di Afrika bagian utara, Timur Tengah, dan Asia bagian tengah dan barat daya. Menemukan kucing pasir di habitat asli merupakan hal yang sulit. Mereka nyaris tidak pernah meninggalkan jejak kaki, tidak pernah meninggalkan sisa mangsa, dan mereka bukanlah tipikal hewan yang vokal.

Mereka bergerak mengendap-endap saat petang, malam, dan fajar. Spesies ini juga jago bersembunyi. Apalagi, warna bulu mereka yang mirip dengan gurun pasir memberi kamuflase sempurna saat mereka ingin lenyap dari pandangan pengamat atau predator. Tapi, mereka tak melarikan diri.

Keep calm and survive, Felis Margarita yang cantik.

“This is a wild desert species. Please DON’T try to acquire them as a PET, rather SAVE an ABANDONED DOMESTIC CAT!”

 

Sumber : http://nationalgeographic.co.id/berita/2017/10/langka-kucing-pasir-di-gurun-sahara-maroko-terekam-dalam-video

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Admin

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *