Berita
0

Max, Kucing yang Dilarang Masuk Perpustakaan Tapi Malah jadi Terkenal

Max, Kucing yang Dilarang Masuk Perpustakaan Tapi Malah jadi Terkenal

Ada berkah dibalik musibah. Kalimat bijak tersebut tampaknya tepat menggambarkan kisah Max, seekor kucing belang kuning tampan dari Minnesota.

Berawal dari postingan foto larangan masuk perpustakaan untuknya yang viral di internet, Max justru menuai banyak simpati dan dukungan.

Tanda larangan untuk Max ditulis dengan bahasa yang lucu, seperti ditujukan untuk anak-anak yang sedang belajar membaca.

Tolong jangan biarkan kucing ini masuk.

Namanya Max. Max kucing yang baik.

Pemiliknya tidak mau Max di perpustakaan. Kami tidak ingin Max di perpustakaan.

Max ingin berada di perpustakaan.

Tolong jangan sampai Max masuk ke perpustakaan. 

(Mungkin maksudnya supaya Max mengerti bahwa dia dilarang masuk ke perpustakaan ya. Hehehe …)

Ada alasan kenapa Max dilarang masuk gedung perpustakaan Macalester College.

Seorang pegawai disana menderita alergi kucing, selain itu dikhawatirkan Max akan terkunci di dalam ruangan saat perpustakaan tutup. Agak susah mencari kucing di ruangan yang penuh buku.

Selain itu sedang dilakukan pekerjaan konstruksi di sekitar gedung, demi keamanan ada baiknya memang Max dijauhkan dari tempat tersebut.

Larangan masuk perpustakaan bagi Max justru membuatnya menjadi terkenal setelah postingan tentangnya viral di media sosial. Beberapa fans membuat joke menyatakan diri sebagai sebagai penasehat hukum Max, yang lain membuatkan kartu bebas masuk perpustakaan.

Bagi pemiliknya, Connie Lipton, kelakuan Max tidaklah aneh. Max memang senang berada di tengah-tengah keramaian dan menjadi pusat perhatian.

Rumahnya yang berada di seberang kampus Macalester College menjadikan Max sering berpetualang di sekitar kampus. Jika ada keramaian, kemungkinan besar Max sedang berada disana.

Connie Lipton mengaku sering mendapat telepon dari orang yang mengatakan menemukan Max. Entah di sekitar kampus atau sedang nongkrong di kafe dekat rumahnya. Max memakai kalung dengan name tag dan nomer telepon dibelakangnya.

Untuk alasan keamanan, kini Max lebih banyak berada di dalam rumah. Bersama ahli perilaku kucing, Lipton menciptakan suasana rumah yang lebih nyaman untuk Max.

Max tetap bisa bermain dan tidak bosan meski menjadi kucing indoor. Dia juga dilatih memakai tali harnesh/leash agar dapat berjalan-jalan keluar rumah sesuai hobinya. Tentunya juga supaya dapat menjumpai para fans-nya. Meooow!

 

Source : https://www.today.com/pets/max-cat-banned-library-becomes-internet-darling-t119677

 

 

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Admin

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *