kesehatan
0

Bolehkah Kucing Diberi Makan Telor Atau Tempe?

Bolehkah Kucing Diberi Makan Telor Atau Tempe?

Sama seperti manusia, terkadang kucing juga terlihat malas makan ketika disajikan makanan yang itu-itu saja. Namun, para pawrents dapat berkreasi membuat makanan yang lebih bervariasi untuk anak kaki empatnya.

Bermacam resep makanan kucing homemade dibuat supaya kucing mendapatkan makanan yang lebih sehat dan tidak membosankan.

Selain makanan berbahan daging atau ikan, telor dan tempe merupakan bahan makanan lain yang selalu tersedia di dapur. Pertanyaanya, bolehkah kucing makan telor atau tempe?

Jawabannya adalah boleh-boleh saja. Telor dan tempe merupakan sumber protein hewani dan protein nabati.

Walaupun kucing merupakan carnivora murni, yang di alam liar hanya makan daging, namun sesungguhnya kucing juga membutuhkan bahan makanan lain yang mengandung protein nabati dan juga serat. Kucing liar mendapatkan makanan berserat dari isi perut hewan mangsanya.

Jika makanan kucing hanya berupa daging dan tulang, dikhawatirkan dia akan mengalami masalah saat buang air besar. Maka pemberian sedikit makanan berserat akan bagus untuk pencernaan kucing.

Maka pemberian tempe dalam porsi kecil diperbolehkan, asalkan tidak berlebihan. Karena kebutuhan makanan terbesar kucing tetaplah protein hewani.

Tempe dapat disajikan dengan cara direbus bersama daging kemudian diblender.

Bagaimana dengan telor? Telor juga sumber protein yang bagus untuk kucing. Jika kucing malas makan atau sakit, pemilik kucing dapat menyuapi kucing dengan kuning telor. Selain mudah diberikan, kuning telor mengandung protein tinggi yang mudah dicerna dan diserap.

Kuning telor dapat langsung diberikan, namun pisahkan dari putih telornya terlebih dahulu. Jangan memberikan putih telor selagi mentah.

Jika pemilik kucing khawatir telor mentah dapat menularkan bakteri jahat, maka dapat membuatnya menjadi telor rebus. Namun tentu saja kandungan gizinya akan berkurang karena telah melalui proses pemanasan.

Telor dapat diberikan pada kucing kapan saja, tetapi sebaiknya tidak melebihi porsi makanan pokoknya. Karena kelebihan kebutuhan nutrisi juga berakibat tidak baik bagi kucing.

Semoga bermanfaat!

 

Image : feline-nutrition.org

 

 

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Admin

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *