Berita
0

Program Sukses, Dua Singa Lahir Lewat Inseminasi Buatan

Program Sukses, Dua Singa Lahir Lewat Inseminasi Buatan

Singa Afrika (Phantera leo), sudah terdaftar sebagai spesies rentan punah menurut daftar merah IUCN. Untuk mengatasi kepunahan, Ukutala Conversation Center & Biobank, Afrika Selatan melakukan inseminasi buatan terhadap singa betina. Belum lama ini, mereka memberikan kabar gembira, program tersebut sukses.

Dalam prosesnya, tim dokter hewan internasional yang dipimpin Dr. Isabel Calleate dari Universitas Pretoria mengatakan menggunakan air mani singa jantan dewasa kualitas unggul yang masih segar.

Inseminasi buatan yang diterapkan pada singa akan membantu mereka mengatasi masalah kawin incest dengan memperluas distribusi genetik. Hal ini bermanfaat untuk menekan penularan penyakit dan membuat populasi lebih sehat.

Sebagai informasi tambahan, populasi singa Afrika di alam liar hanya tersisa dalam kelompok kecil yang terpecah belah. Akibatnya memicu perkawinan sedarah dan berakibat kurang baik bagi genetika singa keturunannya.

Penurunan populasi singa Afrika disebabkan oleh perburuan liar, menyempitnya habitat dan semakin berkurangnya mangsa di habitat asli.

Berdasarkan data, dalam 220 tahun terakhir, singa Afrika di alam liar mengalami penurunan populasi hingga 98 persen. Kini, tinggal tersisa 18.000 ekor. Duh, sedih yaa …

Oleh karena itu, metode inseminasi buatan ini diharapkan dapat membantu mengatasi masalah kepunahan singa dan satwa langka lainnya .

Dua singa cantik lahir dari proses inseminasi tersebut. Mereka bernama Isabel dan Victor, nama yang diberikan untuk menghormati Dr. Isabel dan tunangannya. (MeowMagz)

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Admin

Ada 0 komentar

Tinggalkan komentar

Bagaimana menurut kamu?
Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *