Fakta Kucing
6

Tips Merawat Kucing Buta ‘Blind Cat’

Tips Merawat Kucing Buta ‘Blind Cat’

Tidak semua kucing dilahirkan sempurna. Ada kucing yang memang sejak kecil atau ketika bertumbuh besar menjadi kucing spesial. Spesial? Iya, mereka spesial karena bisa survive seperti kucing normal pada umumnya meskipun mempunyai keterbatasan fisik.

Salah satu kucing spesial adalah mereka kucing yang buta. Ada yang buta sejak lahir maupun menjadi buta karena sakit atau karena kecelakaan. Bagaimana merawat mereka? Bukankah sepertinya susah sekali?

Ternyata tidak demikian. Jika dirawat dengan penuh cinta, kucing buta pun akan bisa hidup layak dan bahagia. Seperti yang diungkapkan oleh Mamih Agil tentang Gus Nur, kucingnya yang buta. “Gus Nur lincah, seperti anak kucing normal. Bedanya dia mengandalkan penciuman dan pendengaran. Sebab itu kepalanya selalu bergerak mencoba mendengar suara sekitar”.

Berikut tips merawat kucing buta ‘Blind Cat’.

1. Perhatikan kebersihan tubuh kucing.

Meskipun kucing buta juga bisa grooming sendiri, tapi terkadang ada kotoran yang dia tidak bisa menjangkaunya. Mandikan atau lap bersih tubuhnya secara rutin.

2. Bersihkan bagian mata dan wajah

Sudut mata kucing buta cenderung mudah kotor dan berair. Bersihkan secara hati-hati dengan kapas yang dibasahi air hangat.

3. Tempatkan makanan dan minuman di tempat yang mudah dijangkau

Kucing buta akan memetakan area rumahnya dalam memorinya. Penting untuk menempatkan makanan dan minuman di tempat-tempat yang sama (jangan dipindah-pindah) serta mudah dijangkau.

4. Berikan makanan yang bergizi dan vitamin lengkap

Pemberian makanan yang baik membuat daya tahan tubuh menjadi kuat. Kucing buta membutuhkan daya tahan tubuh yang lebih kuat. Berbeda dengan kucing normal yang bisa menghindari sumber-sumber penyakit atau bahaya, kucing buta akan lebih banyak menggunakan insting.

5. Pemeriksaan kesehatan , vaksin dan steril

Segera bawa ke Vet jika kucing buta memperlihatkan tanda-tanda sakit. Lakukan vaksin dan steril agar kucing hidup sehat serta tidak mudah terserang penyakit.

6. Blind Cat sebaiknya indoor (di dalam rumah)

Kucing saat keluar dari wilayah teritorialnya akan kebingungan, begitupun dengan kucing buta. Dia akan lebih bingung lagi. Jadi kucing buta akan tetap aman jika berada di dalam rumah. Kalaupun harus keluar, sebaiknya ditemani dan tetap berada dalam pantauan.

7. Limpahi dengan energi cinta

Selain makanan yang baik dan gaya hidup yang sehat, limpahan cinta dan kasih sayang akan membuat kucing buta bersemangat menjalani hidup. Mengajak bermain, mengelus dan memangkunya membantu melupakan trauma sakitnya. Kucing buta pun akhirnya bisa ‘melihat’ dunia. Semoga bermanfaat.

Ingin mengenal lebih jauh bagaimana kehidupan ‘blind cat’? Nantikan wawancara ekslusif dengan Gus Nur dan Mamih Agil. Hanya di MeowMagz! Meooow.

 

Foto : Oskar the blind cat. https://www.youtube.com/watch?v=lNpeTCEPrRk

 

 

Comments

comments

Bagikan:
  • googleplus
  • linkedin
  • tumblr
  • rss
  • pinterest
  • mail

Ditulis oleh Oslo Van Hotten

Ada 6 komentar

  • rian says:

    Aku suka postingan ini,, makasi banyak Oslo :)))

  • Arvha says:

    Aku punya anak kucing yang buta. warna bulunya persis seperti di gambar. Info yang sangat bermanfaat buat aku…

  • Kasihan sekali kucing buta saya dia bisa bermain tetapi dia tidak bisa melihat

  • Tinggalkan komentar

    Bagaimana menurut kamu?
    Tinggalkan balasan ya, furriends ;)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *